Menu
RSS
Saleh - Dhani Siap Pimpin Binjai

Saleh - Dhani Siap Pimpin Binj…

Sumutdaily.com|Medan. Pasangan calon wal...

Pilkada Asahan 2015 Terancam Gagal

Pilkada Asahan 2015 Terancam G…

Sumutdaily.com.Asahan : Komisi Pemilihan...

Fraksi Demokrat DPRD Sumut Sebut Pengelolaan Keuangan Pemprovsu Tahun 2014 Buruk

Fraksi Demokrat DPRD Sumut Seb…

Sumutdaily.Com|Medan. Dalam rapat p...

Mantan Kepsek SMK 1 Meranti Gelapkan Dana DAK

Mantan Kepsek SMK 1 Meranti Ge…

Sumutdaily.com,Asahan : Mantan Kepala S...

Polres Asahan Musnahkan Sabu Seberat 1,5 Kg

Polres Asahan Musnahkan Sabu S…

Sumutdaily.com,Asahan : Polres Asahan me...

Polres Asahan Ungkap Sindikat Narkoba Yang Dikendalikan Dari Lapas

Polres Asahan Ungkap Sindikat …

Sumutdaily.com,Asahan : Satuan Reserse N...

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Puji Kapolda

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi…

Sumutdaily.Com|Medan. Guna menjaga ...

Diduga Korupsi,Taufan Gama Tak Layak Pimpin Asahan

Diduga Korupsi,Taufan Gama Tak…

Sumutdaily.com,Asahan : Bergulirnya seju...

Haji Saleh Bangun Maju Jadi Calon Walikota Binjai

Haji Saleh Bangun Maju Jadi Ca…

Sumutdaily.Com|Medan. Salah satu ka...

Muhri Fauzi Hafiz Ingatkan Direksi Bank Sumut Berhati-Hati Melakukan Write Off

Muhri Fauzi Hafiz Ingatkan Dir…

Sumutdaily.Com|Medan. Rencana PT. Bank S...

Prev Next

Dibilang Kurang Berkas, Pemred Metro 24 Jam Tak Terima

rahmad metro 24 jam saat mendaftar di KPU SumutSumutdaily.ComIMedan. Enam orang bakal calon anggota legisltaif (bacaleg) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara (Sumut) terancam gugur, dalam tahap pencalonan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut.

Itu disebabkan, sampai sejauh ini, berkas dari keenam bacaleg tersebut tidak kunjung lengkap, meskipun masa perbaikan berkas telah berakhir pada 14 Mei 2013 lalu.

Keenam bacaleg tersebut antara lain, Badikenita br Sitepu, Binrot Rajagukguk,
Rahmat Hidayat, Syamsul Anwar, Edison Sianturi dan Mukhlis.

"Berkas dukungan mereka belum mencapai 5 ribu sesuai persyaratan yang diatur
dalam undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang pemilu," kata Ketua KPU Sumut, Surya Perdana, Kamis (16/5).

Ditambahkannya, para bacaleg DPD itu masih memiliki waktu untuk menyerahkan dukungan tambahan. Namun, berkas dukungan tambahan itu tidak boleh diperbaiki kembali meskipun nanti setelah KPU melakukan pemeriksaan.

"Jadi berkas tambahan itu nanti kita periksa apakah ada yang tidak memenuhi syarat seperti KTP yang sudah mati, ganda dan sebagainya, hasil setelah pemeriksaan kita tambahkan dengan jumlah dukungan mereka yang sudah ada, kalau tidak memenuhi juga maka ia akan tetap tidak memenuhi syarat," ujarnya.

Kini, KPU Sumut menurut Surya Perdana, sudah memasuki tahap pemeriksaan terhadap berkas perbaikan yang dikembalikan masing-masing bacaleg DPD.

Pemeriksaan tersebu akan berlangsung hingga 22 Mei 2013 mendatang.
Data yang diperoleh menyebutkan keenam bacaleg DPD itu memiliki dukungan dibawah 5 ribu.

Badikenita hanya memiliki dukungan 3.803 berkas dukungan,
Binrot Rajagukuk 4.168 berkas dukungan, Rahmat Hidayat 4.388 berkas dukungan, Syamsul Anwar 4.192 berkas dukungan, Edison Sianturi 2.480 berkas dukungan dan Mukhlis 4.968 berkas dukungan.

Sementara itu, bacaleg DPD Sumut yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Metro 24 Jam, Rahmat Hidayat mengaku, sudah mengirimkan sebanyak 3.055 Kartu Tanda Penduduk (KTP), sebagai syarat untuk melengkapi kekurangan berkas dukungan yang diminta KPU.

Pengakuan ini disampaikan Rahmat Hidayat, terkait pernyataan KPU Sumut yang menyebutkan ada enam bakal calon DPD Sumut yang terancam gugur, karena 
kekurangan berkas dukungan.

Mengenai berkas Rahmat Hidayat, Ketua KPU Sumut, Surya Perdana menyatakan,
berkas dukungan Rahmat Hidayat masih berjumlah 4.388 atau kurang dari syarat yang ditentukan sebagai calon DPD, yaitu 5.000 dukungan.

Akan tetapi, menurut Rahmat, data yang disampaikan Ketua KPU Sumut itu merupakan data awal pada saat dia mendaftarkan berkas pencalonan ke KPU
Sumut.

"Saya sudah menambahkan data dukungan sebanyak 3.055 berkas pada tanggal 14
Mei, pukul 15.45 WIB. Dan sudah diterima staf KPU Sumut bagian hukum bernama
Dedek," ujar Rahmat. 

Sebab itu, dia mempertanyakan alasan KPU Sumut yang menyatakan berkas
dukungannya masih kurang. "Saya akan mempertanyakan langsung ke Ketua KPU, bagaimana pola koordinasi mereka," sebutnya.(
aw/mb)