Menu
RSS
Spek Laptop Mengarah Ke Satu Merk, Pokja ULP Tidak Bisa Jawab Substansi Pertanyaan Peserta

Spek Laptop Mengarah Ke Satu M…

Sumutdaily.Com | Aek Kano...

Rekayasa Pengadaan Laptop ULP Labura Mulai Terbukti

Rekayasa Pengadaan Laptop ULP …

Sumutdaily.com | Aek Kano...

Anggota DPRD Sumut Belum Terima Buku APBD Perubahan 2014 Bukti Kinerja Biro Keuangan Buruk

Anggota DPRD Sumut Belum Terim…

Sumutdaily.Com|Medan. Ang...

Ada Agenda Besar

Ada Agenda Besar

Sumutdaily | Jakarta ~ Se...

Jokowi Akan Mencabut UU Penodaan Agama

Jokowi Akan Mencabut UU Penoda…

Sumutdaily | Jakarta ~ Pe...

Collin Batley Pemimpin Pemuja Setan

Collin Batley Pemimpin Pemuja …

Sumutdaily | London ~ Pem...

Kelompok Pemuja Setan Dari Wales

Kelompok Pemuja Setan Dari Wal…

Sumutdaily | London ~ Seb...

Bocah Dari Tahun 2035

Bocah Dari Tahun 2035

Sumutdaily ~ Heboh di sos...

Anggota Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara Minta Direksi PDAM Tirtanadi Diganti

Anggota Komisi C DPRD Provinsi…

Sumutdaily.Com|Medan. Ang...

Asahan Pers Club (APC) akan laporkan Bupati Asahan  Drs. H. Taufan Gama Simatupang.MAP ke KPK

Asahan Pers Club (APC) akan la…

Sumutdaily.com,Asahan : A...

Prev Next

iklan 137 banner-yamaha-tengah

Dibilang Kurang Berkas, Pemred Metro 24 Jam Tak Terima

rahmad metro 24 jam saat mendaftar di KPU SumutSumutdaily.ComIMedan. Enam orang bakal calon anggota legisltaif (bacaleg) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara (Sumut) terancam gugur, dalam tahap pencalonan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut.

Itu disebabkan, sampai sejauh ini, berkas dari keenam bacaleg tersebut tidak kunjung lengkap, meskipun masa perbaikan berkas telah berakhir pada 14 Mei 2013 lalu.

Keenam bacaleg tersebut antara lain, Badikenita br Sitepu, Binrot Rajagukguk,
Rahmat Hidayat, Syamsul Anwar, Edison Sianturi dan Mukhlis.

"Berkas dukungan mereka belum mencapai 5 ribu sesuai persyaratan yang diatur
dalam undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang pemilu," kata Ketua KPU Sumut, Surya Perdana, Kamis (16/5).

Ditambahkannya, para bacaleg DPD itu masih memiliki waktu untuk menyerahkan dukungan tambahan. Namun, berkas dukungan tambahan itu tidak boleh diperbaiki kembali meskipun nanti setelah KPU melakukan pemeriksaan.

"Jadi berkas tambahan itu nanti kita periksa apakah ada yang tidak memenuhi syarat seperti KTP yang sudah mati, ganda dan sebagainya, hasil setelah pemeriksaan kita tambahkan dengan jumlah dukungan mereka yang sudah ada, kalau tidak memenuhi juga maka ia akan tetap tidak memenuhi syarat," ujarnya.

Kini, KPU Sumut menurut Surya Perdana, sudah memasuki tahap pemeriksaan terhadap berkas perbaikan yang dikembalikan masing-masing bacaleg DPD.

Pemeriksaan tersebu akan berlangsung hingga 22 Mei 2013 mendatang.
Data yang diperoleh menyebutkan keenam bacaleg DPD itu memiliki dukungan dibawah 5 ribu.

Badikenita hanya memiliki dukungan 3.803 berkas dukungan,
Binrot Rajagukuk 4.168 berkas dukungan, Rahmat Hidayat 4.388 berkas dukungan, Syamsul Anwar 4.192 berkas dukungan, Edison Sianturi 2.480 berkas dukungan dan Mukhlis 4.968 berkas dukungan.

Sementara itu, bacaleg DPD Sumut yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Metro 24 Jam, Rahmat Hidayat mengaku, sudah mengirimkan sebanyak 3.055 Kartu Tanda Penduduk (KTP), sebagai syarat untuk melengkapi kekurangan berkas dukungan yang diminta KPU.

Pengakuan ini disampaikan Rahmat Hidayat, terkait pernyataan KPU Sumut yang menyebutkan ada enam bakal calon DPD Sumut yang terancam gugur, karena 
kekurangan berkas dukungan.

Mengenai berkas Rahmat Hidayat, Ketua KPU Sumut, Surya Perdana menyatakan,
berkas dukungan Rahmat Hidayat masih berjumlah 4.388 atau kurang dari syarat yang ditentukan sebagai calon DPD, yaitu 5.000 dukungan.

Akan tetapi, menurut Rahmat, data yang disampaikan Ketua KPU Sumut itu merupakan data awal pada saat dia mendaftarkan berkas pencalonan ke KPU
Sumut.

"Saya sudah menambahkan data dukungan sebanyak 3.055 berkas pada tanggal 14
Mei, pukul 15.45 WIB. Dan sudah diterima staf KPU Sumut bagian hukum bernama
Dedek," ujar Rahmat. 

Sebab itu, dia mempertanyakan alasan KPU Sumut yang menyatakan berkas
dukungannya masih kurang. "Saya akan mempertanyakan langsung ke Ketua KPU, bagaimana pola koordinasi mereka," sebutnya.(
aw/mb)